BAWASLU BALI MINTA BAWASLU KABUPATEN/KOTA DALAMPENYAMPAIAN DATA DAN INFORMASI KEPADA PUBLIK HARUS AKURAT
|
Rahajeng #sahabatbawaslu sameton Badung. Senin (24 Mei 2021), Bawaslu Provinsi Bali mengundang Pimpinan pengampu Divisi Data dan Informasi Publik Kabupaten/Kota se-Bali untuk hadir dalam Rapat Pelaksanaan Penyusunan Pelayanan Data dan Informasi Publik pada Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota Tahun 2021, yang diselenggarakan di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Klungkung. Kegiatan ini juga dihadiri oleh dua Anggota Bawaslu Bali lainnya, yaitu, I Wayan Wirka dan I Ketut Sunadra serta Ida Bagus Putu Adinatha selaku Kepala Sekretariat Bawaslu Bali.
Rapat yang dimulai pukul 10.00 WITA dibuka oleh Ketua Bawaslu Provinsi Bali (Ketut Ariyani), dimana Ariyani menegaskan kepada Bawaslu Kabupaten/Kota agar data yang disampaikan kepada publik harus akurat dan terdiri dari semua divisi. Ariyani tidak menghendaki adanya data yang tidak relevan dan mengharapkan data yang disajikan kepada publik nantinya harus di cek kembali, karena masyarakat berhak mengetahui data yang sebenarnya serta jangan sampai ada yang tidak relevan.
Dikesempatan yang sama wanita asal Kabupaten Buleleng ini meminta Staff pengelola PPID tetap harus melakukan koordinasi dengan kordiv dari divisi lain terkait dengan keabsahan dari data yang dikelola dan yang akan di publikasikan oleh PPID.
Kordiv Hukum, Humas, dan Data Informasi Bawaslu Bali (IKetut Rudia), memberikan arahan pemberian informasi dalam bentuk data kepada publik adalah langkah nyata dari Bawaslu dalam menjadi lembaga yang transparan dan terbuka untuk umum.
Dalam rapat yang diselenggarakan di Bawaslu Kabupaten Klungkung ini, I Ketut Alit Astasoma selaku Ketua sekaligus Kordiv Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Badung memberikan progres tentang perkembangan PPID Bawaslu Badung dimana ruang yang sekiranya dipergunakan untuk ruangan PPID sudah tersedia dan untuk data-data yang akan dipublikasikan sudah disiapk dan diharapkan bisa selesai dengan secepat mungkin agar bisa mewujudkan lembaga yang terbuka dalam penyampaian informasi agar masyarakat bisa mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.
Salam Awas!