Lompat ke isi utama

Berita

SMAN 1 Abiansemal Ambil Peran Siapkan Generasi Pemilih Cerdas

PKS terjalin antara Bawaslu Badung bersama SMAN 1 Abiansemal

Badung, Bawaslu Badung - Demi menciptakan pemilih yang cerdas dan paham akan pentingnya demokrasi, hari ini Bawaslu Badung resmi menjalin kerja sama strategis dengan SMAN 1 Abiansemal melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bawaslu Badung dan SMAN 1 Abiansemal, Senin (2/2).

Penandatanganan PKS yang dilaksanakan di SMAN 1 Abiansemal ini menjadi gebrakan SMAN 1 Abiansemal dalam dunia pendidikan, sekaligus menegaskan komitmen sekolah untuk ikut terlibat langsung mendukung penguatan nilai-nilai demokrasi yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber jurdil) di Kabupaten Badung.

Melalui kerja sama ini, Bawaslu Badung dan SMAN 1 Abiansemal akan bersinergi dalam berbagai program edukasi kepemiluan, sosialisasi pengawasan partisipatif, hingga pembentukan karakter pelajar sebagai pemilih pemula yang kritis dan berintegritas. Pelajar diharapkan tidak hanya memahami hak pilih, tetapi juga memiliki kesadaran untuk turut mengawasi jalannya proses demokrasi.

Ketua Bawaslu Badung, I Wayan Semara Cipta menyampaikan bahwa kolaborasi antara Bawaslu Badung dengan dunia pendidikan merupakan langkah strategis untuk menanamkan nilai demokrasi sejak dini. “Pelajar adalah pemilih masa depan, jadi ketika mereka dibekali pemahaman tentang demokrasi yang luber dan jurdil sejak dini, maka kita sedang menyiapkan fondasi yang kuat dalam menciptakan demokrasi yang bermartabat  dan berintegritas di Kabupaten Badung,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Abiansemal, I Ketut Hariwirawan, S.Pd., M.Pd., menegaskan komitmen SMAN 1 Abiansemal dalam mendukung pendidikan demokrasi bagi peserta didik. “Kami siap bersinergi bersama Bawaslu Badung dan mengambil peran aktif dalam menyiapkan siswa sebagai pemilih pemula yang kritis, berkarakter, dan peduli terhadap proses demokrasi. Ini adalah bagian dari pendidikan demokrasi agar pelajar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sadar akan tanggung jawab menjaga demokrasi,” tegasnya.

Kerja sama ini diharapkan mampu melahirkan generasi pemilih cerdas dan pengawas partisipatif yang tidak hanya memahami pentingnya demokrasi, tetapi juga turut menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Badung ke depan.

AWN