Lompat ke isi utama

Berita

Pemilih Pemula Diajak Jadi Garda Pengawas Demokrasi, Bawaslu Badung Beri Pendidikan Politik di SMK PGRI 2 Badung

Sosialisasi Pendidikan Politik Kesbangpol, Bawaslu Badung hadir sebagai Narasumber

Sosialisasi Pendidikan Politik Kesbangpol, Bawaslu Badung hadir sebagai Narasumber 

#sahabatbawaslu - Komitmen membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda terus diperkuat Bawaslu Kabupaten Badung melalui kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Rabu (20/5/2026), bertempat di SMK PGRI 2 Badung.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta, hadir sebagai narasumber dan memberikan materi kepada para siswa terkait pentingnya peran pemilih pemula dalam demokrasi serta pengawasan partisipatif dalam Pemilu dan Pemilihan.

Melalui sosialisasi ini, para siswa diberikan pemahaman dasar mengenai demokrasi, pengertian Pemilu dan Pemilihan, hingga siapa saja yang dipilih dalam setiap proses tersebut. Dijelaskan bahwa dalam Pemilu masyarakat memilih Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, serta DPRD Kabupaten/Kota. Sementara dalam Pemilihan Kepala Daerah, masyarakat menggunakan hak pilihnya untuk memilih Gubernur, Bupati, dan Wali Kota.

Selain itu, peserta juga diajak memahami pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pengawasan partisipatif. Sebagai kelompok pemilih yang jumlahnya cukup besar, pemilih pemula dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan Pemilu dan Pemilihan yang jujur, adil, dan berintegritas.

Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta, menyampaikan bahwa generasi muda saat ini tidak cukup hanya datang ke TPS dan menggunakan hak pilih, tetapi juga perlu memiliki kepedulian terhadap proses demokrasi yang berlangsung. “Pemilih pemula harus menjadi bagian dari pengawas demokrasi. Anak-anak muda hari ini punya pengaruh besar, terutama di media sosial. Karena itu penting untuk ikut mengawasi, menolak penyebaran hoaks, politik uang, maupun bentuk pelanggaran lainnya agar Pemilu dan Pemilihan berjalan bersih dan demokratis,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pendidikan politik sejak dini menjadi langkah penting untuk membangun budaya demokrasi yang sehat dan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap hak serta tanggung jawab sebagai warga negara.

Kegiatan ini turut dihadiri Kabid Politik Dalam Negeri (Poldagri) Badan Kesbangpol Kabupaten Badung, I Ketut Rimbawan, S.STP beserta jajaran, anggota KPU Kabupaten Badung, I Nyoman Dwi Suarna Artha beserta jajaran, serta para siswa SMK PGRI 2 Badung sebagai peserta sosialisasi pendidikan politik.

Mgy