Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Demokrasi Bawaslu Badung dan Kahmi Bali Perkuat Sinergi Menuju Pemilu 2029

Konsolidasi Bawaslu Badung bersama Bendahara Umum KAHMI Bali,

Konsolidasi Bawaslu Badung bersama Bendahara Umum KAHMI Bali,

#sahabatbawaslu – Anggota Bawaslu Kabupaten Badung, Rachmat Tamara, bersama Bendahara Umum KAHMI Bali, Fachrudin Piliang, melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi yang berlangsung di Hotel Puri Ayu, Denpasar, pada Sabtu (13/06/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Musyawarah Wilayah (Muswil) KAHMI Bali dan dihadiri oleh sejumlah pengurus serta anggota KAHMI dari berbagai daerah di Bali.

Pertemuan ini membahas sejumlah isu strategis dalam penguatan demokrasi menjelang Pemilu 2029, di antaranya pentingnya kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam mengawal proses demokrasi, penguatan regulasi kepemiluan dan pengawasan, serta pengembangan pengawasan partisipatif yang melibatkan organisasi kemasyarakatan secara lebih aktif.

Rachmat Tamara menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Menyongsong Pemilu 2029, diperlukan kolaborasi yang semakin kuat antara penyelenggara pemilu, organisasi kemasyarakatan, akademisi, dan seluruh komponen masyarakat. Demokrasi yang sehat hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak memiliki komitmen yang sama dalam menjaga integritas proses pemilu,” ujar Rachmat Tamara.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan regulasi dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengawasan partisipatif sebagai salah satu instrumen untuk menjaga kualitas demokrasi.
“Pengawasan partisipatif harus terus diperluas melalui edukasi dan keterlibatan masyarakat. Dengan demikian, potensi pelanggaran dapat dicegah sejak dini dan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi dapat terus terjaga,” tambahnya.

Sementara itu, Bendahara Umum KAHMI Bali, Fachrudin Piliang, menilai organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada masyarakat sekaligus membangun sinergi yang konstruktif dengan seluruh peserta pemilu.
“Organisasi kemasyarakatan harus menjadi ruang pembelajaran demokrasi yang sehat. Melalui penguatan nilai-nilai demokrasi, masyarakat akan semakin memahami pentingnya partisipasi politik yang bertanggung jawab dan berorientasi pada kepentingan bangsa,” kata Fachrudin Piliang.

Ia juga menegaskan komitmen KAHMI Bali untuk terus berkontribusi dalam pendidikan politik dan penguatan demokrasi di Bali.
“KAHMI Bali siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk mendorong lahirnya demokrasi yang lebih berkualitas. Kolaborasi yang terbangun hari ini merupakan investasi penting dalam menyongsong Pemilu 2029 yang aman, berintegritas, dan partisipatif,” ujarnya.

Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Kabupaten Badung dan KAHMI Bali sepakat untuk terus memperkuat komunikasi, kolaborasi, serta partisipasi masyarakat dalam mengawal setiap tahapan demokrasi, sehingga tercipta ekosistem kepemiluan yang semakin transparan, akuntabel, dan berkeadilan menuju Pemilu 2029.

Mgy