Ketua Bawaslu Badung Ajak Generasi Muda Lawan Hoaks Lewat Konsolidasi Demokrasi
|
Badung, Bawaslu Badung - Semangat membangun demokrasi yang sehat terus digaungkan Bawaslu Kabupaten Badung melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama peserta didik SMK PGRI 2 Badung yang digelar pada Rabu (20/05/2026). Kegiatan ini menjadi ruang diskusi interaktif antara Bawaslu dan generasi muda terkait tantangan demokrasi di era digital, khususnya mengenai disinformasi dan hoaks.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta bersama peserta didik SMK PGRI 2 Badung yakni Ni Luh Putu Eka Jelita Putri, I Made Bagus Pradnya Pratama, dan Mohammad Lukmanul Hakim.
Dalam pemaparannya, Semara Cipta menekankan bahwa generasi muda memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas demokrasi, terutama di tengah derasnya arus informasi di media sosial. Menurutnya, penyebaran disinformasi dan hoaks dapat memengaruhi cara pandang masyarakat serta berpotensi menimbulkan konflik di ruang digital maupun kehidupan sosial.
“Anak muda hari ini bukan hanya pengguna media sosial, tetapi juga penentu arah demokrasi ke depan. Karena itu, penting untuk lebih kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi,” ujar I Wayan Semara Cipta.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara Bawaslu dan generasi muda menjadi langkah penting dalam membangun budaya demokrasi yang sehat dan bertanggung jawab. “Pencegahan tidak bisa dilakukan sendiri oleh penyelenggara pemilu. Dibutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, terutama generasi muda, untuk bersama-sama melawan hoaks, ujaran kebencian, dan disinformasi yang dapat merusak kualitas demokrasi,” tambahnya.
Selain membahas isu hoaks dan disinformasi, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi strategis pencegahan berbasis partisipatif antara penyelenggara pemilu dan generasi muda. Melalui pendekatan partisipatif, pelajar diajak untuk aktif menjadi agen edukasi demokrasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai tanggapan dan pertanyaan dari peserta didik terkait cara mengenali informasi palsu, etika bermedia sosial, hingga peran pelajar dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Kabupaten Badung berharap semangat literasi digital dan partisipasi demokrasi di kalangan generasi muda dapat terus tumbuh sebagai upaya bersama menjaga demokrasi yang berkualitas, aman, dan berintegritas.
Mgy