Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Badung Hadiri Pembukaan Tanwir II Pemuda Muhammadiyah yang digelar di Kabupaten Badung

Wakil Presiden RI membuka acara Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Tahun 2026

Wakil Presiden RI membuka acara Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Tahun 2026 didampingi Wakil Gubernur Bali, serta Pimpinan Pemuda Muhammadiyah

Badung, Bawaslu Badung - Pembukaan Tanwir II Pemuda Muhammadiyah yang berlangsung di Kabupaten Badung, Bali, pada 21–23 Mei 2026 berlangsung penuh semangat kebangsaan dan refleksi peran pemuda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Kegiatan tersebut dihadiri Jajaran Pimpinan Bawaslu Kabupaten Badung serta Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Badung sebagai undangan dalam forum yang mengusung tema “Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Jaya”.
 

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat arah gerakan dakwah dan kebangsaan Pemuda Muhammadiyah di tengah dinamika zaman yang terus berkembang.
 

Forum ini idak hanya menjadi agenda konsolidasi organisasi, tetapi juga ruang refleksi serta perumusan gagasan besar mengenai peran pemuda dalam membangun masa depan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
 

Melalui Tanwir ini, Pemuda Muhammadiyah diharapkan mampu tampil sebagai generasi yang adaptif, inovatif, serta tetap kokoh berpijak pada nilai-nilai Islam dan kebangsaan di tengah tantangan kebangsaan yang semakin kompleks.
 

Tema Tanwir II Pemuda Muhammadiyah dinilai mengandung pesan mendalam mengenai pentingnya keseimbangan antara kemajuan dan identitas. “Bertumbuh” mencerminkan semangat untuk terus berkembang, beradaptasi, dan melahirkan inovasi dalam menjawab tantangan zaman. Sementara “mengakar” menjadi pengingat agar generasi muda tetap menjaga prinsip perjuangan, nilai keislaman, serta komitmen kebangsaan.
 

Pelaksanaan Tanwir di Badung juga memiliki makna simbolik tersendiri. Bali sebagai ruang keberagaman dinilai menjadi penegas bahwa Indonesia dibangun di atas fondasi persatuan, dialog, dan semangat kebangsaan.
 

Kehadiran kader-kader Pemuda Muhammadiyah dari berbagai daerah menunjukkan komitmen bahwa gerakan pemuda harus hadir di seluruh ruang kehidupan bangsa dengan membawa solusi, optimisme, dan semangat perubahan.
 

Di tengah berbagai persoalan nasional, mulai dari tantangan ekonomi, transformasi digital, perubahan sosial, hingga krisis nilai di kalangan generasi muda, Pemuda Muhammadiyah diharapkan mampu menjadi pelopor gerakan yang kritis, produktif, dan solutif.
 

Tanwir II Pemuda Muhammadiyah juga diharapkan melahirkan generasi muda dengan tiga karakter utama, yakni kuat dalam ideologi, unggul dalam kapasitas, dan luas dalam kebermanfaatan. Generasi muda dinilai tidak boleh hanya menjadi penonton perubahan, tetapi harus menjadi penggerak kemajuan bangsa.
 

Selain itu, forum ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi dan agenda strategis untuk memperkuat peran pemuda dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, ekonomi umat, dakwah, teknologi, lingkungan, hingga penguatan ketahanan sosial masyarakat.
 

Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta menilai tema Tanwir II Pemuda Muhammadiyah sangat relevan dengan kebutuhan zaman. “Tema Tanwir II Pemuda Muhammadiyah dinilai sangat relevan dengan kebutuhan zaman: tumbuh dengan gagasan, mengakar pada nilai, dan bergerak untuk Indonesia yang lebih maju,” katanya.
 

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Badung, Rachmat Tamara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Selamat atas diselenggarakannya Tanwir II Pemuda Muhammadiyah. Pemuda Muhammadiyah teruslah bertumbuh dan mengakar, bersinergi untuk kemaslahatan umat dan bangsa. Semoga langkah-langkah strategis yang dirumuskan mampu membawa Pemuda Muhammadiyah semakin kokoh mengemban misi dakwah Persyarikatan Muhammadiyah di kalangan pemuda dan kemajuan bangsa,” ujarnya. msi