Bawaslu Bali Membelajarkan, Menyongsong Pemilu 2029
|
Badung, Bawaslu Badung - Pengawas Pemilu merupakan fondasi penyelenggaraan Pemilu yang bebas dari kecurangan. Masa non-tahapan ini, menjadi kesempatan Bawaslu untuk memperkuat kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Pengawas. Bawaslu Provinsi Bali mengadakan serangkaian pelatihan Peningkatan Kapasitas dan Bimbingan Teknis Sumber Daya Manusia Pengawas se-Provinsi Bali yang baru saja dilaunching pada Selasa (13/1/2026).
Pelatihan yang rencananya akan diadakan setiap hari Selasa, dilaksanakan melalui metode daring dan mengundang seluruh jajaran di Bawaslu Kab/Kota se-Bali tak terkecuali Bawaslu Kabupaten Badung.
Ketua Bawaslu Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, menempatkan kegiatan ini sebagai refleksi arah lembaga. “Kegiatan ini adalah refleksi atas apa yang telah kita jalankan sekaligus penegasan ke mana kita akan melangkah,” ujarnya saat melaunching Peningkatan Kapasitas dan Bimbingan Teknis Sumber Daya Manusia Pengawas se-Provinsi Bali, Selasa (13/1/2026).
Materi pelatihan pada sesi pertama ini membahas teknis penyusunan dan pengisian Form A, sebagai salah satu instrumen kerja pengawasan Bawaslu. Form A merujuk pada Formulir Model A Pengawasan Pemilu yang diatur dalam Peraturan Bawaslu Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Peraturan Bawaslu Nomor 6 Tahun 2024 tentang Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Serta Walikota dan Wakil Walikota.
Sebagai pemateri pada sesi ini, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Ketut Ariyani, memaknai membelajarkan sebagai proses mengajak, bukan menggurui. “Pembelajaran harus melahirkan output yang nyata dan dapat langsung diterapkan dalam kerja pengawasan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta yang juga sebagai Koordinator Divisi SDMO, Diklat dan Datin Bawaslu Badung, menyampaikan Kegiatan penguatan kapasitas ini penting untuk diikuti sehingga bisa menyamakan persepsi dan meningkatkan keterampilan teknis untuk Pemilu dan Pemilihan mendatang.
“Kegiatan penguatan kapasitas ini penting untuk diikuti sehingga bisa menyamakan persepsi dan meningkatkan keterampilan teknis seluruh jajaran, terutama terkait instrumen pengawasan seperti Form A yang merupakan dasar kerja nyata di lapangan.” tutupnya.
Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan SDM Bawaslu kabupaten/kota se-Bali dalam menghadapi berbagai tantangan pengawasan demokrasi di masa mendatang.
Tampak hadir pada pelatihan daring tersebut, Ketua dan Anggota Bawaslu Badung, Kepala Sekretariat Bawaslu Badung, Drs. Firman Kurniawan, Kasubbag serta seluruh staf sekretariat Bawaslu Badung. msi