Bawaslu Badung Perkuat Tata Kelola Program dan Anggaran Melalui Monitoring dan Evaluasi Tahun 2026
|
#sahabatbawaslu - Komitmen menjaga kinerja organisasi tetap optimal di tengah berbagai tantangan kelembagaan terus diperkuat oleh Bawaslu Kabupaten Badung. Salah satunya melalui pelaksanaan Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program dan Anggaran Tahun 2026 yang digelar pada Senin (22/6/2026) di Ruang Rapat Lantai II Sekretariat Bawaslu Kabupaten Badung. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menghimpun masukan, melakukan evaluasi, serta memperkuat pelaksanaan program dan pengelolaan anggaran agar tetap selaras dengan prinsip efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, S.H., Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Bali, Ida Bagus Putu Adinatha, AP., M.Si., Kabid Politik Dalam Negeri Kesbangpol Kabupaten Badung, I Ketut Rimbawan, S.STP., Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Kesbangpol Kabupaten Badung, I Made Jaya, S.H., M.Si., Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta, Anggota Bawaslu Kabupaten Badung, Rachmat Tamara, Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Badung, Drs. Firman Kurniawan, beserta seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Badung.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini difokuskan pada penguatan pelaksanaan program dan pengelolaan anggaran di tengah kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah, sekaligus memastikan tata kelola kelembagaan tetap berjalan secara optimal. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas kedinasan, penguatan administrasi dan kearsipan, serta membangun sinergi antarlembaga dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan kepemiluan ke depan.
Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, S.H., dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas berbagai inovasi dan program yang tetap dijalankan Bawaslu Kabupaten Badung meskipun berada dalam situasi efisiensi anggaran. Menurutnya, masa non-tahapan pemilu harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memperkuat tata kelola organisasi, khususnya dalam aspek administrasi dan pengarsipan sebagai fondasi kesiapan menghadapi tahapan Pemilu dan Pemilihan yang akan datang.
“Kami mengapresiasi kerja-kerja yang dilakukan Bawaslu Badung di tengah efisiensi anggaran. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat tata kelola administrasi dan pengarsipan sehingga ketika tahapan pemilu dimulai kembali, seluruh jajaran telah siap menjalankan tugas pengawasan secara optimal,” ujar Agus Tirta Suguna.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta, menegaskan bahwa Bawaslu Badung tetap berkomitmen menjalankan berbagai program kelembagaan dan pendidikan demokrasi meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Menurutnya, inovasi dan kolaborasi menjadi kunci dalam menjaga eksistensi serta kualitas pelayanan lembaga kepada masyarakat.
“Bawaslu Badung terus mengoptimalkan berbagai program yang mendukung penguatan demokrasi dan partisipasi masyarakat. Di samping itu, kami juga fokus pada penguatan tata kelola administrasi dan kelembagaan sebagai bagian dari kesiapan menghadapi tahapan pemilu mendatang,” ungkap Semara Cipta.
Pada kesempatan yang sama, Kabid Politik Dalam Negeri Kesbangpol Kabupaten Badung, I Ketut Rimbawan, S.STP., menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai inovasi yang telah dilakukan Bawaslu Kabupaten Badung. Ia menilai sinergi yang terjalin selama ini antara Bawaslu dan Pemerintah Kabupaten Badung telah memberikan kontribusi positif dalam pelaksanaan pendidikan politik dan peningkatan partisipasi masyarakat.
“Kami melihat banyak inovasi yang dilakukan Bawaslu Badung dan hal tersebut menjadi inspirasi bagi kami. Kolaborasi dalam pendidikan politik dan peningkatan partisipasi masyarakat akan terus kami dukung untuk mewujudkan demokrasi yang semakin berkualitas di Kabupaten Badung,” ujarnya.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Bawaslu Kabupaten Badung berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program dan pengelolaan anggaran yang tertib, efektif, dan akuntabel. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dengan para pemangku kepentingan guna mendukung terwujudnya kelembagaan Bawaslu yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi agenda demokrasi di masa mendatang.
Mgy