Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Badung GEMPAR kan Pelajar di SMAN 1 Mengwi

Sosialisasi Gempar di SMAN 1 Mengwi

Badung, Bawaslu Badung - Untuk meningkatkan jiwa pengawasan ditingkat pemilih pemula maka Bawaslu Badung melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dengan mengusung tema GEMPAR (Gerakan Masyarakat Pengawas Partisipatif untuk Pemilih Pemula). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan peran aktif pemilih pemula dalam mengawal jalannya Pemilu dan Pemilihan agar berlangsung jujur, adil, dan berintegritas.kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 1 Mengwi, Rabu (14/1).

Sosialisasi tersebut diikuti oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Badung, Kasubbag Pencegahan, Humas dan Parmas Bawaslu Badung dan pelajar dari SMAN 1 Mengwi. Ketua Bawaslu Badung, I Wayan Semara Cipta dalam sambutannya menyampaikan pengawasan Pemilu tidak mungkin dilakukan oleh Bawaslu sendiri namun dibutuhkan peran serta masyarakat, khususnya pemilih pemula, yang memiliki energi, idealisme, dan keberanian untuk menjaga integritas demokrasi. Inilah yang melatarbelakangi lahirnya Program GEMPAR, sebagai ruang edukasi dan partisipasi bagi generasi muda agar tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga penjaga demokrasi.

Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat memahami pentingnya pengawasan partisipatif, berani menolak politik uang, tidak mudah terprovokasi oleh hoaks dan ujaran kebencian, serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Keterlibatan aktif pemilih pemula merupakan modal penting dalam mewujudkan Pemilu yang berintegritas.

“Pengawasan Pemilu tidak mungkin dilakukan oleh Bawaslu sendiri amun diperlukan peran serta masyarakat, khususnya pemilih pemula yang memiliki energi, idealisme, dan keberanian untuk menjaga integritas demokrasi.  Program GEMPAR merupakan ruang edukasi dan partisipasi bagi generasi muda agar tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga penjaga demokrasi, dan semoga bisa memahami pentingnya pengawasan partisipatif, serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing demi mewujudkan Pemilu yang berintegritas,” ujarnya.

Selanjutnya materi disampaikan langsung oleh Rachmat Tamara, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Bawaslu Kabupaten Badung. Dalam pemaparannya, Rachmat Tamara menjelaskan peran strategis Bawaslu sebagai lembaga pengawas Pemilu yang hadir di setiap tingkatan, mulai dari pusat hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ia menekankan bahwa pengawasan Pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya pemilih pemula. Melalui konsep pengawasan partisipatif, masyarakat didorong untuk menjadi pengawas sosial yang berani melaporkan dugaan pelanggaran, menolak politik uang, melawan hoaks, serta menyebarkan nilai-nilai Pemilu bersih di lingkungan sekitar.

“Pemilih pemula memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Dengan integritas, keberanian, dan kesadaran politik, pemilih pemula dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas demokrasi,” ujar Rachmat Tamara.

Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai tahapan Pemilu, jenis-jenis Pemilu dan Pemilihan, serta nilai-nilai integritas dan etika demokrasi yang harus dijunjung tinggi oleh setiap warga negara. Program GEMPAR diharapkan menjadi ruang belajar sekaligus ruang bergerak bagi pemilih pemula untuk terlibat aktif dalam pengawasan Pemilu.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dan diakhiri dengan kuis edukatif yang dipandu oleh Ari Nugraha, staf Bawaslu Kabupaten Badung. Kuis tersebut bertujuan untuk mengukur pemahaman peserta sekaligus menciptakan suasana yang lebih komunikatif dan menyenangkan. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Badung berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa Pemilu bukan hanya tentang memilih, tetapi juga tentang menjaga demokrasi agar tetap bersih, jujur, dan berintegritas.

AWN