Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Badung Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di Dua SMP

SPP di SMP N 2 Kuta Selatan

Badung, Bawaslu Badung – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Badung kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini melalui kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif. Kali ini, Bawaslu Badung melaksanakan sosialisasi di dua sekolah menengah pertama, yakni SMPN 2 Mengwi dan SMPN 2 Kuta Selatan, Rabu (20/8).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang arti demokrasi kepada para pelajar sejak usia dini. Dengan pendekatan yang sederhana dan interaktif, Bawaslu Badung mengajak para siswa untuk mengenal pentingnya pengawasan partisipatif, serta menumbuhkan kesadaran agar kelak menjadi pemilih cerdas saat mereka sudah memiliki hak pilih.

Anggota Bawaslu Badung, Rachmat Tamara yang memandu sosialisasi di SMP N 2 Kuta Selatan, menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk menanamkan nilai demokrasi kepada para pelajar.

“Demokrasi bukan hanya untuk orang dewasa, tetapi juga harus dikenalkan kepada generasi muda. Dengan memberikan pemahaman sejak dini, adik-adik akan tumbuh dengan kesadaran pentingnya menjaga proses pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas, dan saya yakin adik-adik sudah melaksanakan demokrasi dilingkungan sekolah seperti saat pemilihan osis” ujar Rachmat.

Senada dengan Rachmat Tamara, Anggota Bawaslu Badung, I Wayan Semara Cipta yang memandu sosialisasi pengawasan partisipatif di SMPN 2 Mengwi Kabupaten Badung, juga mengharapkan para siswa kelak akan menjadi pemilih yang cerdas.
"Saya berharap dengan sosialisasi kami, adik-adik akan menjadi pemilih cerdas pada pemilu mendatang dan bisa menjadikan pemilu kita pemilu yang berintegritas dan bermartabat" ujarnya.

Selain pemaparan materi, sosialisasi juga diisi dengan kuis interaktif yang menguji pemahaman siswa seputar demokrasi dan pemilu. Antusiasme para pelajar tampak begitu tinggi, mereka aktif bertanya, menjawab kuis, serta menyampaikan pendapat mengenai arti demokrasi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Badung berharap nilai-nilai demokrasi dapat tertanam kuat di kalangan generasi muda. Dengan begitu, saat mereka memasuki usia pemilih, para pelajar sudah siap menjadi warga negara yang bijak, kritis, dan berpartisipasi aktif dalam mengawal jalannya demokrasi di Indonesia.

AWN