Bawaslu Badung Dorong Pramuka Jadi Pelopor Pengawasan Partisipatif Menuju Pemilu 2029
|
Badung, Bawaslu Badung - Momentum Peringatan Hari Pramuka ke-65 dimanfaatkan Bawaslu Kabupaten Badung untuk memperkuat konsolidasi demokrasi bersama generasi muda. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Binaraga, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kamis (27/8/2026).
Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Bawaslu Badung mengajak anggota Pramuka untuk ikut mengambil peran dalam membangun budaya demokrasi, khususnya melalui pengawasan partisipatif menjelang Pemilu 2029.
Konsolidasi demokrasi juga menghadirkan Ketut Suwastawa dan Gusti Ayu Erna yang memiliki pengalaman sebagai penyelenggara Pemilu dan Pilkada 2024 di tingkat Kecamatan Petang. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari ruang berbagi mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga proses demokrasi, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan.
Semara Cipta menyampaikan, nilai-nilai yang selama ini ditanamkan dalam gerakan Pramuka memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan demokrasi.
“Pramuka diajarkan disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan cinta tanah air. Nilai-nilai tersebut sangat sejalan dengan demokrasi. Menyongsong Pemilu 2029, kami berharap adik-adik Pramuka dapat menjadi pelopor informasi yang benar sekaligus ikut mengajak lingkungan sekitarnya untuk mengawasi pemilu secara sehat,” ujar Semara Cipta.
Sementara itu, Ketut Suwastawa menilai keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan pemilu yang berintegritas. Menurutnya, pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat di setiap tingkatan.
Hal senada disampaikan Gusti Ayu Erna. Ia menekankan pentingnya membangun literasi kepemiluan sejak dini agar generasi muda memiliki pemahaman yang baik mengenai proses demokrasi dan dapat menjadi pemilih yang cerdas ketika telah memiliki hak pilih.
Melalui konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Badung terus mendorong terbentuknya jejaring pengawasan partisipatif dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas kepemudaan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kualitas demokrasi serta mewujudkan Pemilu 2029 yang jujur, adil, dan berintegritas di Kabupaten Badung.
Mgy