Bawaslu Badung Bersinergi Tanamkan Nilai Demokrasi kepada Calon Paskibraka melalui Simulasi Pemilihan di Desa Bahagia
|
#sahabatbawaslu – Bawaslu Kabupaten Badung menghadiri sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan Pembukaan Desa Bahagia Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung di Wantilan Pura Lingga Bhuana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Minggu (12/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pendidikan dan pelatihan bagi 70 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung Tahun 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta, Anggota Bawaslu Kabupaten Badung, Rachmat Tamara, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, S.Sos., jajaran KPU Kabupaten Badung, serta para pemangku kepentingan terkait di Kabupaten Badung.
Melalui program Desa Bahagia, Kesbangpol Kabupaten Badung bersinergi dengan Bawaslu Kabupaten Badung dan KPU Kabupaten Badung untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi, wawasan kebangsaan, serta kepemimpinan kepada para peserta diklat. Salah satu bentuk implementasinya adalah simulasi pemilihan “Bapak Lurah” dan “Ibu Lurah” yang dirancang menyerupai proses pemilihan yang demokratis, mulai dari tahapan pelaksanaan hingga pengawasan oleh Bawaslu.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, S.Sos., mengatakan bahwa Desa Bahagia menjadi langkah awal pembentukan karakter calon Paskibraka yang tidak hanya disiplin, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik mengenai demokrasi.
“Desa Bahagia menjadi proses awal pendidikan dan pelatihan Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2026. Kami bersinergi dengan Bawaslu Kabupaten Badung untuk membentuk generasi muda yang cerdas dalam menggunakan hak demokrasinya. Sudah saatnya suara anak muda didengar melalui praktik demokrasi yang nyata, sehingga para peserta dapat memahami proses pemilihan yang berlangsung secara demokratis, bertanggung jawab, dan berintegritas,” ujar Ida Bagus Putu Mas Arimbawa.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dengan penuh tanggung jawab, mematuhi setiap aturan yang berlaku, serta menjalankan seluruh proses dengan semangat dan rasa bahagia hingga pengukuhan nanti.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta, menyampaikan bahwa keterlibatan Bawaslu dalam Desa Bahagia merupakan bentuk sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Badung dalam memberikan pendidikan demokrasi sejak dini kepada generasi muda.
“Melalui sinergi dengan Kesbangpol Kabupaten Badung, Bawaslu mengambil peran dalam pelaksanaan simulasi pemilihan Bapak Lurah dan Ibu Lurah yang dikemas dalam program Desa Bahagia. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi calon Paskibraka untuk memahami proses demokrasi sekaligus mengenal pola pengawasan pemilihan sebagai wujud kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Badung dan Bawaslu Kabupaten Badung dalam membangun budaya demokrasi yang sehat,” ujar Semara Cipta.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Badung berharap para calon Paskibraka tidak hanya menjadi generasi yang disiplin dan berkarakter, tetapi juga memiliki pemahaman mengenai pentingnya partisipasi, integritas, serta pengawasan dalam setiap proses demokrasi. Sinergi antara Bawaslu, Kesbangpol, KPU, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berwawasan kebangsaan, bertanggung jawab, dan siap menjadi teladan di tengah masyarakat.
Mgy