Lompat ke isi utama

Berita

Kolaborasi GEMPAR di Petang: Bawaslu Badung, KPU, dan Kesbangpol Sinergikan Pendidikan Demokrasi bagi Pelajar

Foto Bersama usai kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif (GEMPAR)

Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif (GEMPAR) di SMKN 1 Petang

Badung, Bawaslu Badung - Semangat pengawasan partisipatif terus digelorakan melalui program Gerakan Masyarakat Pengawas Partisipatif, sebagai upaya strategis menanamkan kesadaran demokrasi sejak dini. Melalui kolaborasi bersama Kesbangpol Kabupaten Badung dan KPU Kabupaten Badung, kegiatan sosialisasi digelar di SMKN 1 Petang pada Rabu (15/04/2026.

Kegiatan GEMPAR tersebut menyasar generasi muda sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas demokrasi. Sebanyak 50 siswa dan siswi kelas XI dan XII SMKN 1 Petang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang dikemas secara edukatif dan interaktif, guna menanamkan pemahaman terkait pentingnya pengawasan partisipatif dalam setiap tahapan pemilu dan pemilihan.

Anggota Bawaslu Kabupaten Badung, Rachmat Tamara, menegaskan bahwa GEMPAR merupakan langkah strategis Bawaslu dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat, khususnya kalangan pelajar. “Melalui program GEMPAR, Bawaslu mendorong peningkatan kesadaran anak muda sebagai penerus bangsa terhadap pentingnya demokrasi di Indonesia. Kami ingin memastikan bahwa pemilu dan pemilihan tidak hanya sekadar dilalui, tetapi juga diiringi dengan keterlibatan aktif masyarakat sebagai pengawas partisipatif,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keberhasilan pengawasan pemilu tidak hanya bergantung pada penyelenggara, namun juga memerlukan dukungan dan partisipasi luas dari masyarakat. “GEMPAR menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengambil peran nyata dalam mengawal proses demokrasi agar berjalan sesuai dengan prinsip jujur dan adil,” tambahnya.

Kepala SMKN 1 Petang, I Wayan Yudana, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program GEMPAR di lingkungan sekolahnya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bawaslu Kabupaten Badung yang telah melibatkan sekolah kami dalam program GEMPAR ini. Kami berharap ke depan, sekolah kami yang berada di wilayah utara dapat lebih sering dilibatkan dalam kegiatan kepemiluan sebagai bekal bagi peserta didik dalam memahami pentingnya peran generasi muda dalam demokrasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol Kabupaten Badung, I Ketut Rimbawan, S.STP., menekankan bahwa pendidikan politik melalui program seperti GEMPAR harus terus dilakukan secara berkelanjutan. “Pendidikan politik kepada masyarakat harus terus dijalankan, meskipun pada masa non-tahapan seprti sekarang ini.

Mgy