Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Badung Gandeng KNPI, Kuatkan Demokrasi Lewat Partisipasi Generasi Muda

Foto Ketua Bawaslu Badung (kiri) bersama Sekretaris KNPI

Foto Ketua Bawaslu Badung (kiri) bersama Sekretaris KNPI (kanan)

Badung, Bawaslu Badung- Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta, melaksanakan konsolidasi demokrasi bersama Sekretaris KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Daerah Badung, I Made Suartana, pada Kamis (16/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat KNPI Badung, Banjar Babakan, Desa Gulingan, Mengwi.

Dalam pertemuan tersebut, Semara Cipta menyampaikan bahwa Bawaslu Kabupaten Badung akan mulai mengimplementasikan program Simakrama Pengawasan Partisipatif (SIMPATI). Program ini menjadi langkah awal dalam memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu dan pencegahan pelanggaran pemilu.

“Program SIMPATI ini kami mulai dari sekarang ini, sebagai upaya membangun kesadaran dan partisipasi publik dalam mengawal demokrasi, dimulai dari kolaborasi dengan organisasi kepemudaan seperti KNPI,” ujar Semara Cipta.

Selain itu, pertemuan juga membahas rencana kerja sama ke depan antara Bawaslu Badung dan KNPI dalam pelaksanaan kegiatan pengawasan partisipatif, terutama melalui program P2P (Pendidikan Pengawasan Partisipatif) yang dicanangkan oleh Bawaslu Republik Indonesia. Program ini merupakan level lanjutan dari sosialisasi, terdapat pendalaman aturan dan implementasi terkait penegakan hukum kepemiluan.

Semara Cipta berharap KNPI dapat menjadi motor penggerak dalam mendorong keterlibatan generasi muda pada Pemilu 2029 mendatang, khususnya sebagai penyelenggara pemilu di bidang pengawasan. “Kami berharap KNPI dapat mendorong semakin banyak anak muda untuk terlibat aktif, tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengawas pemilu. Ini adalah bentuk kepedulian terhadap masa depan demokrasi di Badung,” tambahnya.
 

Sementara itu, Sekretaris KNPI Badung, I Made Suartana, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menyatakan kesiapan KNPI untuk berkolaborasi dengan Bawaslu Badung dalam berbagai program, khususnya dalam waktu dekat melalui kegiatan P2P dan program SIMPATI. “Kami siap bersinergi dengan Bawaslu Badung dalam meningkatkan partisipasi pemuda, terutama dalam pengawasan pemilu. Ini merupakan langkah strategis untuk membangun demokrasi yang lebih kuat dan inklusif,” ujarnya.
 

Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara penyelenggara pemilu dan organisasi kepemudaan dalam menciptakan pengawasan partisipatif yang efektif serta meningkatkan kualitas demokrasi di Kabupaten Badung. msi