Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Badung Dorong Demokrasi Hijau dalam Talkshow Bali Sustainability Project 2026

Talkshow bersama Kawan Alam Bali

Talkshow bersama Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta (kiri) bersama Kawan Alam Bali

Badung, Bawaslu Badung - Bawaslu Kabupaten Badung turut berpartisipasi dalam talkshow bertema Demokrasi Hijau yang diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan Bali Sustainability Project (BSP) – III: Eco Festival Peringatan Hari Bumi 2026. Kegiatan ini berlangsung pada hari ketiga rangkaian Action and Collaboration di Discovery Mall Bali, Minggu (27/4/2026).

Dalam talkshow bertajuk “Demokrasi Hijau dan Peran Generasi Muda dalam Pengawasan Partisipatif Berbasis Lingkungan”, Bawaslu Kabupaten Badung menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan lingkungan ke dalam praktik pengawasan pemilu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta, menjelaskan bahwa kegiatan pengawasan pemilu yang selama ini dilakukan seperti rapat teknis dan koordinasi telah berupaya mengurangi sampah plastik, antara lain dengan penggunaan tumbler, gelas, maupun gelas kertas. Selain itu, konsumsi yang disediakan juga diutamakan menggunakan kemasan berbahan alami seperti daun. Demikian pula beberapa program peduli lingkungan yang telah dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Badung seperti penanaman pohon yg melibatkan organisasi kepemudaan dan juga telah memiliki tong komposter dalam hal pengelolaan sampah organik secara mandiri. “Ini adalah langkah sederhana, tetapi penting sebagai bentuk komitmen kami dalam mendukung demokrasi yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.

Ia melanjutkan, terkait isu pelanggaran ketertiban lingkungan dalam kampanye seperti pemasangan baliho di pohon, hal tersebut merupakan pelanggaran terhadap Undang-undang atau peraturan lainnya terutama Peraturan Daerah, sehingga Bawaslu Kabupaten Badung tetap berperan melalui pencatatan dan pemberian rekomendasi kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti. “Kami tetap mencatat setiap temuan di lapangan dan memberikan rekomendasi kepada Satpol PP Kabupaten Badung agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku” tambahnya.

Talkshow ini juga menghadirkan Bawaslu Kota Denpasar serta perwakilan komunitas lingkungan Kawan Alam. Dalam diskusi, para narasumber menekankan pentingnya kolaborasi antara penyelenggara pemilu, komunitas, dan masyarakat dalam mendorong praktik demokrasi yang tidak hanya partisipatif, tetapi juga berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun kesadaran kolektif bahwa demokrasi dan kelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan, terutama dengan melibatkan generasi muda sebagai agen perubahan. msi