Bawaslu Baduang Ajak Siswa SLB Negeri 1 Badung Peduli Demokrasi
|
Badung, Bawaslu Badung- Bawaslu Kabupaten Badung turut berpartisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemerintah Kabupaten Badung, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini menyasar siswa-siswi SLB Negeri 1 Badung sebagai bagian dari upaya mendorong partisipasi politik yang inklusif, khususnya bagi pemilih pemula dari kalangan disabilitas.
Acara dibuka oleh Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung, I Ketut Rimbawan, yang menekankan pentingnya pendidikan politik sejak dini sebagai fondasi dalam membangun kesadaran demokrasi yang kuat dan merata di seluruh lapisan masyarakat.
Ketua KPU Kabupaten Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra, S.H., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa sosialisasi pendidikan demokrasi sangat penting dilakukan guna meningkatkan kualitas demokrasi ke depan. Ia juga menekankan bahwa pengetahuan ini penting bagi para pemilih pemula agar siap saat menggunakan hak pilihnya di TPS. “Agar tidak kaget ketika berada di bilik suara, adik-adik perlu memahami prosesnya sejak sekarang,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Badung, I Putu Hery Indrawan, dalam pemaparannya mengajak para siswa untuk peduli terhadap proses demokrasi karena memiliki dampak langsung dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menyoroti pentingnya penguatan pemilu inklusif melalui penyediaan fasilitas ramah disabilitas di TPS.
“Demokrasi adalah ruang untuk semua. Kami terus mengawal agar pemilu berjalan inklusif, dengan fasilitas TPS yang ramah disabilitas seperti ramp, kursi roda, bilik suara yang aksesibel, hingga alat bantu komunikasi. Partisipasi adik-adik semua sangat berarti dalam mewujudkan demokrasi yang adil dan setara,” ungkapnya.
Kepala Sekolah SLB Negeri 1 Badung, Ni Nyoman Suwastarini, S.T., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama dalam menentukan masa depan, termasuk dalam hal berpartisipasi dalam demokrasi.
“Kami percaya setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk menentukan masa depannya. Di sekolah kami, anak-anak belajar bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi dan berkarya, termasuk dalam memahami dan terlibat dalam proses demokrasi,” ujarnya.
Selain itu, Anggota KPU Kabupaten Badung, Agung Rio Swandisara, S.H., juga turut memberikan materi yang mendorong para siswa untuk berani menyampaikan pendapat dan aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi, termasuk datang ke TPS. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi dialog dan tanya jawab yang disambut antusias oleh para peserta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran politik sejak dini di kalangan siswa, serta terwujudnya pemilu yang lebih inklusif dan partisipatif di Kabupaten Badung. msi