SOSIALISASI PEMILIH PEMULA DI SMAN 1 PETANG

  • 03 November 2020
  • 14:20 WITA
  • News
(Foto: HUMAS Bawaslu Kabupaten Badung)

Rahajeng #sahabatbawaslu Badung. Badung, 3 November 2020, Kordiv PHL Bawaslu Badung (I Gusti Ngurah Bagus Cahya Sasmita, S.T.) menghadiri Sosialisasi Pemilih Pemula yang diselenggarakan oleh Panwaslu Kecamatan Petang dan bertepat di SMAN 1 Petang. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan partsipasi pemilih terutama untuk pemilih pemula (berumur 17 tahun) didalam penyelenggaran Pilkada Serentak tahun 2020 khusunya Pilkada Badung Tahun 2020.

Kordiv PHL yang biasa disapa Bagus hadir sebagai narasumber, dimana Bagus menjelaskan Sejarah awal adanya Bawaslu dan juga ada tiga lembaga yang menjadi bagian dari penyelenggara pemilu antara lain DKPP sebgai Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, KPU sebagai Komisi Penyelenggara Pemilu dan Bawaslu sebagai Badan Pengawas Pemilu yang betugas untuk melakukan pengawasan terhadap penyelenggaran Pemilu ataupun Pemilihan Kepala Daerah. Bagus Juga memaparkan beberapa tahapan dalam penyelenggaran pemilu dimana setiap tahapan berpotensi terjadinya pelanggaran maka Bawaslu hadir untuk mengawasi semua tahapan agar terwujud Pemilu yang berintegritas dan bermartabat. Kordiv PHL Bawaslu Badung ini juga menerangkan ada 7 Program Bawaslu untuk meningkatkan partisipasi dalam hal pengawasan antara lain :

1.Pengwasan Berbasis Teknologi Informasi (Gowaslu) yang bertujuan mempermudah informasi awal dugaan pelanggaran Pemilu/Pemilihan dari               masyarakat kepada Pengawas Pemilu.          

2.Forum Warga Pengawasan Pemilu yang berfungsi sebagai media komunikasi antara pengawas pemilu dan kelompok masyarakat, media sosialisasi       pengawasan pemilu/Pemilihan kepada kelompok masyarakat, dan menciptakan atmosfir pengawasan Pemilu.

3.Pengawasan Partisipatif yang bertujuan untuk meningkatkan angka partisipasi masyarakat untuk melakukan pengawasan mengawal proses demokrasi   ke arah yang lebih baik dimana sasaran utamanya kalangan pelajar (SMA/SMK/MA) dan mahasiswa serta masyarakat umum.

4.Saka Adhyasta Pemilu yang terdiri dari Bawaslu dan anggota gerakan pramuka di tingkat SMA, dan Mahasiswa dan bertujuan untuk memperluas       pengetahuan pengawasan Pemilu/Pemilihan ke pemilih Pemula, mewujudkan calon aparatur pengawasan Pemilu/Pemilihan dan menciptakan aktor     pengawas partisipatif.

5.Pojok Pengawasan Pemilu adalah sebuah ruang (sudut) di Gedung Bawaslu, Bawaslu Propinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota yang merupakan wadah  sarana penyediaan berbagai informasi tentang pengawasan pemilu/Pemilihan.

6.Pengabdian Masyarakat dalam Pengawasan Pemilu adalah program Bawaslu yang berupa Kuliah Kerja Nyata (KKN), magang, tugas belajar untuk  Mahaiswa dengan terlibat dalam proses pengawasan Pemilu/Pemilihan di kantor-kantor Pengawas Pemilu.

7.Pengelolaan Media Sosial adalah Program Bawaslu yang bertujuan untuk media sosialisasi dan transfer pengetahuan dan keterampilan Pengawasan Pemilu/Pemilihan dari Pengawas Pemilu kepada masyarakat untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengawasan Pemilu/Pemilihan, membangun kepedulian pelaku media sosial dalam pengawasan partisipatif Pemilu/Pemilihan dan membangun kerja sama Perusahaan Media Sosial dalam pengawasan Pemilu/Pemilihan.            

Sosialisasi pemilih pemula ini juga diharapkan sebagai langkah awal Bawaslu Badung untuk memberikan edukasi kepada pemilih pemula khususnya para pelajar agar ikut menjadi pengawas dalam pelaksanaan Pilkada Badung Tahun 2020 seperti tag line Bawaslu “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu” Salam awas!

Komentar